Program Studi Manajemen Universitas Alma Ata baru-baru ini mengadakan acara capacity building yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan dunia bisnis global. Acara ini melibatkan berbagai sesi pelatihan dan workshop yang difokuskan pada pengembangan kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta pemahaman tentang dinamika bisnis internasional.

Dimas Wibisono, S.E., M.B.A., Ketua Program Studi Manajemen Alma Ata, menjelaskan bahwa capacity building ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat berkompetisi di pasar global yang semakin terhubung. “Dalam dunia bisnis yang semakin dinamis dan kompetitif, penting bagi mahasiswa kami untuk memiliki keterampilan yang tidak hanya bergantung pada teori, tetapi juga kemampuan praktis yang relevan dengan tantangan global,” ujar Dimas.

Acara ini mencakup berbagai sesi yang dipandu oleh narasumber yang berpengalaman di dunia bisnis internasional. Mahasiswa dilatih untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, inovasi, dan komunikasi yang efektif, yang semuanya menjadi aspek penting dalam menghadapi perubahan ekonomi global yang cepat.

Selain itu, kegiatan capacity building juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan para praktisi bisnis dan pengusaha sukses. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih dalam mengenai bagaimana dunia bisnis global beroperasi dan bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan peluang di pasar internasional. Prodi Manajemen Alma Ata berharap bahwa melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan yang ada di dunia bisnis, baik itu di tingkat nasional maupun global. Dengan bekal keterampilan dan pemahaman yang lebih mendalam, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam dunia bisnis yang semakin berkembang.